Minggu, 25 Agustus 2013

31. Sahkah, sebuah jasa dijadikan mahar / maskawin?


Hukumnya sah, sebuah jasa dijadikan maskawin, manakala jasa tersebut maklum, manfaat dan dapat dijadikan harga. 

Dalam Fathul Mu’in, hal: 107:

(وماصح) كونه (ثمنا صح) كونه (صداقا)
 
Dan apa saja yang sah menjadi harga maka sah pula menjadi maskawin” (Fathul Mu’in, hal: 107).

Dalam Kifayatul Akhyar, juz: 2,  hal: 64:

بل كل ما جاز أن يكون ثمنا من عين أومنفعة جاز جعله صداقا
   
“Bahkan setiap sesuatu yang boleh dijadikan sebagai harga dari sebuah benda atau manfaat, boleh dijadikan maskawin” (Kifayatul Akhyar, juz: 2,  hal: 64).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar