Kamis, 29 Agustus 2013

34. Apakah besaran mahar mitsil itu ditentukan pada saat pelaksanaan akad?


Benar, mahar mitsil yang dijadikan standar adalah mahar mitsil pada hari dimana dilangsungkan akad. 

Dalam Kifayatul Akhyar, juz; 2, hal: 64:

ثم المعتبر مهر مثلها وقت الوطء أم وقت العقد أم أكثر مهرا من يوم العقد إلى الوطء؟ فيه أوجه أصحها في المحرر والمنهاج أن الإعتبار بيوم العقد 

“Kemudian yang diperhitungkan adalah mahar mitsilnya pada saat setubuh, atau pada saat akad ataukah jumlah yang paling banyak pada rentang waktu antara sejak hari akad hingga waktu setubuh? Jawabanya banyak aujah, yang paling sah dalam kitab Al-Muharrar dan Al-Minhaj; sesungguhnya yang diperhitungkan adalah pada hari akad ” (Kifayatul Akhyar, juz; 2, hal: 64).

2 komentar: