Kamis, 18 Juli 2013

23. Sahkah, dalam akad nikah menyebutkan mahar dengan ungkapan seperti, “dengan mahar yang telah disepakati kedua pihak mempelai”?


Hukum akad nikah tersebut sah. Namun mahar yang dibayarkan adalah mahar mitsil, bukan mahar yang telah disepakati. Karena, mahar yang telah disepakati tidak disebutkan berupa apa dan berapa jumlahnya dalam akad.

Dalam Al Iqna’, juz: 2, hal: 135:  

فتتعين تسميته بما وقع الإتفاق عليه ولا يجوز إخلاؤه منه وإذاخلا العقد عن التسمية فإن لم تكن مفوضة استحقت مهر المثل بالعقد

“Maka wajib menyebutkan mahar yang telah disepakati dan tidak boleh meninggalkannya. Dan jika dalam akad tidak  menyebutkan mahar, dan wanita itu bukan mufawwidlah (menyerahkan diri tanpa mahar), maka dengan dilangsungkannya akad wanita tersebut berhak mendapat mahar mitsil” (Al Iqna’, juz: 2, hal: 135).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar